Polrestabes Medan Berantas Begal, 14 Tersangka Ditangkap dalam 15 Hari

    Polrestabes Medan Berantas Begal, 14 Tersangka Ditangkap dalam 15 Hari

    MEDAN - Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan tak tinggal diam menghadapi maraknya aksi kejahatan jalanan. Dalam kurun waktu 15 hari terakhir, upaya keras jajaran kepolisian membuahkan hasil signifikan dengan berhasil meringkus 14 orang pelaku pencurian dengan kekerasan, atau yang akrab disebut begal. Keberhasilan ini menambah daftar panjang kasus yang berhasil diungkap oleh aparat kepolisian di Sumatera Utara.

    Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, menyampaikan bahwa ke-14 pelaku yang kini mendekam di balik jeruji besi merupakan hasil dari pengungkapan sembilan kasus begal yang berbeda. Ia menegaskan komitmen kepolisian dalam memberantas tuntas kejahatan yang meresahkan masyarakat.

    "Dari sejumlah kasus yang berhasil diungkap selama 15 hari, sembilan kasus begal berhasil diungkap dengan mengamankan 14 orang tersangka, " ujar Kombes Pol Jean Calvijn pada temu pers yang digelar di Medan, Sabtu (25/10/2025).

    Upaya penindakan ini merupakan kelanjutan dari program kepolisian yang terus digalakkan. Kombes Pol Jean Calvijn menjelaskan bahwa sebelum penangkapan 14 pelaku ini, pihaknya juga telah berhasil mengamankan enam pelaku begal dari empat kasus yang berbeda.

    "Pada saat saya baru menjabat, kami juga sudah melakukan pengungkapan kasus termasuk kasus begal, " kata dia, menggarisbawahi bahwa penanganan kasus begal telah menjadi prioritas sejak awal masa jabatannya.

    Ia menambahkan, kasus pencurian dengan kekerasan atau begal menjadi perhatian serius kepolisian setempat dalam upaya penanggulangannya. Pihak kepolisian telah melakukan pemetaan mendalam terkait lokasi-lokasi yang dinilai rawan tindak kejahatan ini.

    "Minggu lalu Kecamatan Medan Tembung merupakan wilayah yang dominan terkait begal. Minggu ini Kecamatan Medan Sunggal yang prioritas ranking pertama terjadinya begal, " ungkapnya, memberikan gambaran mengenai area yang menjadi fokus pengawasan.

    Meskipun tidak merinci jumlah pasti dari setiap kasus, Kombes Pol Jean Calvijn memastikan bahwa kepolisian terus berupaya keras dengan berbagai strategi. Salah satunya adalah dengan kehadiran aparat kepolisian secara langsung di wilayah-wilayah yang rawan.

    "Kami melakukan berbagai langkah-langkah termasuk berkantor di wilayah yang rawan, seperti dilakukan pada Jumat kemarin berkantor di Polsek Medan Tembung melihat potensi yang ada, " tuturnya, menunjukkan keseriusan dalam menjaga keamanan masyarakat. (PERS) 

    begal medan polrestabes medan kejahatan jalanan razia begal kepolisian medan keamanan kota
    Updates.

    Updates.

    Artikel Berikutnya

    Mantan Kepala SMA 19 Medan Renata Nasution...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Kerahkan 21.707 Personel dan Beragam Alutsista, TNI AD Perkuat Bantuan Kemanusiaan di Sumatera
    TNI–Polri Gelar Patroli Gabungan Perketat Keamanan Puncak Jaya
    Satgas Gulben Kodam I/BB Berhasil Temukan dan Evakuasi Jenazah Korban Banjir di Tapanuli Selatan
    TNI AL Kerahkan KRI dan Helikopter untuk Bantu Korban Bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar
    Ribuan Warga Masyarakat Meriahkan Open Base Lanud Sultan Hasanuddin 2025

    Ikuti Kami